Pelatihan Pembuatan Chewable Lozenges Infusa Biji Pepaya Sebagai Obat Cacing di Indralaya
DOI:
https://doi.org/10.23960/jpkmt.v7i1.231Keywords:
Anthelmintik, Biji Pepaya, Chewable Lozenges, InfusaAbstract
Cacingan adalah infeksi parasit yang disebabkan oleh cacing yang menyerang manusia. Penyakit ini dapat menyerang semua kalangan, termasuk anak-anak, sehingga membutuhkan penanganan yang tepat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya cacingan, serta memberikan pelatihan pembuatan obat Chewable Lozenges infusa dari biji pepaya yang diharapkan anak-anak menyukainya. Anak-anak di Pulau Semambu, Indralaya, bermain secara bebas di luar rumah sehingga dapat meningkatkan risiko terinfeksi cacing. Warga antusias mengetahui obat alternatif untuk mencegah infeksi cacing. Ketika diberi informasi mengenai obat cacing, terlihat bahwa masyarakat tidak terlalu mengetahui obat yang sering digunakan karena kurangnya kesadaran terhadap bahaya dari infeksi cacing. Oleh karena itu, kegiatan ini mentransfer pengetahuan sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang bermanfaat.
Downloads
References
Allen, L. V., & Ansel, H. C. (2005). Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems. Philadelphia: Lippincot Williams and Wilkins.
Anheyer, D., Cramer, H., Lauche, R., Saha, F. J., & Dobos, G. (2018). Herbal Medicine in Children With Respiratory Tract Infection: Systematic Review and Meta-Analysis. Academic Pediatric, 18(1), 8-19. doi:https://doi.org/10.1016/j.acap.2017.06.006
Arrizky, M. H. I. A. (2021). Faktor Risiko Kejadian Infeksi Cacingan. Jurnal Medika Hutama, 2(4), 1181-1186.
Fauzi, M. F., Aryani, R., & Darma, G. C. E. (2019). Formulasi Sediaan Gummy Candy Ekstrak Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia (Christm) Swingle) dan Uji Aktivitas Terhadap Streptococcus mutans Penyebab Karies Gigi. Prosiding Farmasi, (pp. 821-828).
Hutauruk, D., Manurung, K., & Sitorus, B. (2022). Penyuluhan Tanaman Obat Tradisional Menjadi Sediaan Farmasi Sederhana Untuk Meningkatkan Imun Anak-Anak. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(2), 445-448.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia . (2024). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024: Prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8%. Retrieved from BKPK Kemenkes RI: https://www.kemkes.go.id/id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198
Kusumadewi, R. R., Uliaswati, E., Kamidah, & Devada, A. A. (2024). Minuman Jahe Madu Upaya Meredakan Batuk Pada Balita. Avicenna: Journal of Health Research, 72-85. doi:https://doi.org/10.36419/avicenna.v7i1.1031
Marlina, D., Anugrah, A. G., & Fadly. (2024). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Chewable Lozenges Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dengan Variasi Konsentrasi Gliserin - Gelatin Sebagai Basis. Jurnal Kesehatan Farmasi, 6(1), 19-25. doi:https://doi.org/10.36086/jkpharm.v6i1.2232
Rahayuningrum, D. C., & Morika, H. D. (2019). Pengaruh Kosumsi Jus Jambubiji Merahterhadap Peningkatan Kadar Trombosit Pada Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 2(1), 28-38. doi:http://dx.doi.org/10.30633/jsm.v2i1.442
Sulaiman, S., Aryani, D., & Murti, Y. B. (2015). Chewable Lozenges Of Legundi Leaf Extract (Vitex trifolia L.) With Variations In The Proportion of Base Glycerine Gelatin. Traditional Medicine Journal, 20(2), 98-104. doi:https://doi.org/10.22146/tradmedj.8079
Suriani, E., Irawati, N., & Lestari, Y. (2019). nalisis Faktor Penyebab Kejadian Kecacingan pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(4), 81-88. doi:https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1121
Umashankar, M. S., Ramachandram, D., Dinesh, R., & Lakshmi, K. S. (2016). Chewable Lozenge Formulation: A Review. International Research Journal of Pharmacy, 7(4), 9-16. doi:10.7897/2230-8407.07432
Yuwidasari, E. A., Yudiono, K., & Susilowati, S. (2019). Kualitas Permen Jelly Pektin Kulit Buah Naga dan Gula Pasir. Jurnal BisTek Pertanian, 6(1), 28-41.
Zulyetti, D. (2019). Studi Pengetahuan Siswa terhadap Jenis, Khasiat dan Cara Pemanfaatan Tanaman Obat yang Terdapat di Lingkungan Sekolah. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 2(2), 122-132. doi:https://doi.org/10.31539/bioedusains.v2i2.952
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Najma Fithri, Rennie Puspa Novita, Yosua Maranatha Sihotang, Rumiyati Dwi Nindi Marrisca, Nadya Ramadhani Ikhsana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.